Tips Membuka Usaha Laundry Dengan Mudah
Kesibukan masyarakat yang dikarenakan begitu kuatnya tuntutan pekerjaan pada saat ini membuat sebagian besar dari mereka tersita waktunya untuk mengurus pekerjaan-pekerjaan rumah tangga seperti memasak, membersihkan rumah, mencuci pakaian dan lain sebagainya. Hal ini terjadi khususnya pada kalangan rumah tangga yang tidak mempunya pembantu rumah tangga. Oleh karena itu, membuka usaha dalam hal-hal seperti disebutkan diatas sangatlah menjanjikan. Tinggal bagaimana Anda mau menangkap peluang itu atau tidak.
Salah satu usaha yang menjanjikan tersebut adalah membuka usaha laundry. Berikut akan kami bagikan beberapa tips usaha laundry untuk langkah awal membuka usaha laundry.
Persiapan :
- Pilih lokasi usaha laundry yang relatif strategis. Lokasi di pinggir jalan ramai akan memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk menemukan dan mengunjungi gerai usaha laundry Anda. Akan tetapi lokasi di dalam perumahan ataupun perkampungan tidak menutup kemungkinan untuk mendapatkan banyak pelanggan.
- Merancang konsep usaha laundry. Usahakan Anda mempunyai konsep yang dapat memberikan nilai pembeda antara usaha laundry Anda dengan usaha laundry lainnya.
- Perhatikan persaingan harga di pasaran. Usahakan harga Anda tidak jauh dibawah harga pasaran agar tidak terjadi persaingan harga dalam menjalankan usaha ini.
- Siapkan peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan. Dalam hal ini bisa Anda harus menyiapkan mesin cuci dengan kapasitas yang memadai, seterika, jemuran, penggantung pakaian, rak baju, keranjang, chemical laundry (parfum laundry, deterjen, softener, dsb) dan kebutuhan lainnya. Peralatan pendukung seperti mesin pengering baju ( dryer ), timbangan juga diperlukan jika usaha Anda ingin terlihat lebih profesional.
- Merancang biaya operasional. Buatlah daftar pengeluaran yang menjadi beban operasional usaha laundry Anda. Misalnya listrik, air, chemical laundry, perawatan mesin dan semacamnya. Sistem bagi hasil bisa Anda terapkan dengan karyawan. Dengan sistem ini karyawan akan bekerja lebih keras dan rajin karena ia akan diberikan bonus, di samping gaji bulanan.
- Merekrut karyawan. Urusan cuci mencuci memang bukan hal yang terlalu sulit dipelajari. Hampir semua orang bisa melakukannya. Hanya pada proses penyeterikaan pakaian saja yang sedikit melelahkan. Sisi positifnya Anda tidak memerlukan tenaga ahli yang bergaji mahal. Namun sisi negatifnya para pesaing yang ada banyak sekali karena mudahnya membuka bisnis jenis ini.
- Promosi. Metode word of mouth bisa diterapkan di awal usaha, yaitu dengan memberitahukan pendirian usaha laundry Anda yang baru ke sebanyak mungkin anggota keluarga, kenalan, dan tetangga rumah atau komplek. Kemudian Anda bisa mencoba berbagai macam metode promosi jika keuangan dan usaha laundry sudah mulai berkembang dan stabil.
- Disiplin dalam mengelola keuangan. Untuk mencegah hal-hal yang kurang diinginkan di kemudian hari, idealnya Anda memisahkan antara keuangan usaha laundry dari keuangan pribadi atau rumah tangga Anda.
Pelaksanaan :
- Beli dan gunakan mesin cuci ataupun mesin pengering dengan baik. Jangan membuat mesin cuci bekerja dengan kapasitas melebihi maksimal agar mesin cuci tidak rusak lebih cepat.
- Desain display tempat usaha laundry Anda dengan menarik.
- Gunakan produk-produk chemical laundry yang dikhususkan bagi penggunaan mesin cuci dan perlengkapan laundry lainnya.
- Sisihkan sebagian keuntungan untuk anggaran biaya perawatan mesin cuci dan perlengkapan lainnya.
- Buatlah SOP (standar operasional) kerja agar pelaksanaan usaha ini berjalan dengan baik.
Promosi :
- Memasang iklan pada koran lokal, spanduk, brosur, selebaran, internet, sms maupun melalui situs jejaring sosial seperti facebook, twitter dan sebagainya.
- Berikan potongan harga bagi pelanggan dengan syarat-syarat tertentu dan variasi promo lainnya.
Tantangan yang dihadapi dalam menjalankan usaha laundry :
- Banyaknya pesaing usaha laundry saat ini menuntut Anda untuk lebih kreatif dalam pemasaran. Namun tentu tidak pelu khawatir karena jika Anda menemukan konsep yang cocok, Anda akan menuai laba dengan cepat.
- Baju pelanggan bisa saja mengalami kerusakan akibat banyak hal, misalnya luntur, kancing copot, sobek, dan semacamnya. Hal ini bisa membuat Anda kerepotan karena harus memperbaikinya dan menanggung keluhan dari pelanggan.

0 komentar:
Posting Komentar